BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Rabu | 06 Desember 2017 | 12:38 12:38:47 WIB

NASIONAL

Penjelasan Panglima Soal Mutasi 85 Perwira Tinggi TNI

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Penjelasan Panglima Soal Mutasi 85 Perwira Tinggi TNI
BERITANUSANTARA.com,- JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjelaskan mutasi jabatan 85 Perwira Tinggi (Pati) bukan keputusan yang diambil secara mendadak.

Gatot menambahkan, mutasi tersebut sudah melalui pembahasan jauh-jauh hari. "Saya tidak melanggar etika karena tanggal 4 Desember (menerbitkan SK mutasi-red)," ujar Gatot di Gedung DPR, Jakarta, Senayan, Rabu (6/12/2017).

Mutasi jabatan itu dilakukan atas dasar Surat Keputusan (SK) Panglima TNI Nomor Kep/982/XII/2017 tanggal 4 Desember 2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI. (Baca juga: Panglima Mutasi 85 Perwira Tinggi TNI)

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu pun yakin tidak melanggar kode etik dalam melakukan mutasi tersebut.

Dia mengaku kabar Presiden Joko Widodo menunjuk Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon tunggal penggantinya setelah dihubungi Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

"Pak Pratik menyampaikan, Pak Panglima saya sudah menyerahkan surat Presiden kepada DPR mencalonkan Pak Hadi," tutur Gatot mengutip pernyataan Pratikno.
News Update
  • Maju Pilgub Jateng, Sudirman Said Minta Anies Jadi Jurkam

    POLITIK | 21 Februari 2018 | 11:24 WIBCalon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said menyambangi Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (20/2) siang untuk bertemu Gubernur Anies Baswedan. Pada kesempatan itu, Sudirman yang pernah menjabat ketua tim
  • Rizieq Shihab: Saya Ingin Pulang

    NASIONAL | 21 Februari 2018 | 11:21 WIBTokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengaku ingin segera pulang ke Indonesia karena dia merasa prihatin dengan kondisi negara yang menurutnya sedang kacau. Apalagi, sejak kepergiannya ke
  • Fahri Hamzah Tuding Nazaruddin Bersekongkol dengan KPK

    HUKUM | 20 Februari 2018 | 11:10 WIBWakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah menuding mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin bersekongkol dengan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK). Hal ini disampaikan Fahri
  • Ketua KPK: Belum Ada Nama SBY dalam Kasus Korupsi e-KTP

    NASIONAL | 09 Februari 2018 | 17:35 WIB Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan saat ini pihaknya belum menemukan keterlibatan Susilo Bambang Yudhoyono dalam kasus dugaan proyek pengadaan e-KTP. Menurutnya,