BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BERITA NUSANTARA Like Like Like Like
Jumat | 18 Agustus 2017 | 09:28:18 WIB

LIPUTAN KHUSUS

Hari Raya Qurban Diharapkan Menjadi Momentum Pemberdayaan Peternak di Desa

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Hari Raya Qurban Diharapkan Menjadi Momentum Pemberdayaan Peternak di Desa
BERITANUSANTARA.com,- Hari Raya Idul Adha 1438 hijriah menjadi momentum penting dalam kebangkitan ekonomi umat, utamanya dalam pemberdayaan peternak di desa. Melalui ibadah kurban, masyarakat dapat berpartisipasi dalam menyejahterakan para peternak di desa-desa.

Para peternak desa yang menjadi tulang punggung peternakan Indonesia hingga saat ini masih terkungkung pada permasalahan klasik, sehingga masih belum mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Ketika masyarakat berburu hewan kurban, para peternak desa harus bersaing dengan pemain-pemain besar, tengkulak atau pemborong ternak di kota.

"Para peternak desa ini harus kita dukung. Kita bantu sesuai kemampuan kita. BAZNAS mengajak agar masyarakat di kota untuk melaksanakan "Kurban Berdayakan Desa", yakni membelanjakan hewan kurban di desa, memotong dan membagikannya kepada warga desa,l kata Direktur Pendistribusian, Pendayagunaan, Renbang dan Diklat Nasional BAZNAS, M. Nasir Tajang dalam Acara Diskusi Publik Kemerdekaan dan Nasib Peternak Desa di Jakarta, Rabu 16 Agustus 2017 

Dalam acara tersebut, hadir pula Guru Besar Fakultas Institut Pertanian Bogor sekaligus Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian periode 2015-2016, Prof. Dr. Muladno, MSA serta Ketua Kelompok Tani Alif, Desa Bringinsari, Kendal Jawa Tengah, Bukhori. 

Dengan melakukan kurban di desa, artinya masyarakat telah berkontribusi terhadap perekonomian desa yang berjalan tak secepat di kota. BAZNAS saat ini tengah mengembangkan peternakan tradisional di berbagai kota melalui Program Zakat Community Development (ZCD) mulai dari Sumatera hingga Papua. 

Salah satunya pembinaan Kelompok Ternak Alif di Desa Bringinsari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Melalui kelompok ini, para peternak desa dikumpulkan, dibantu permodalan dan pendampingan untuk beternak domba dengan kualitas baik. 

Sekira setahun memulai, kini Peternakan Kelompok Alief yang berkapasitas produksi 400 ekor, siap memasok kebutuhan hewan kurban hingga ke luar kota.

Pemberdayaan kelompok ternak dengan menggunakan dana zakat dari para muzaki BAZNAS ini bercita-cita menembus puncak hilir pemasaran hewan. Dengan membuka akses pemasaran tanpa melewati tengkulak, diharapkan penghidupan peternak menjadi lebih sejahtera. 

Bukhori mengatakan, nasib peternak di desa-desa masih memprihatinkan. Mereka masih melakukan produksi dengan cara yang sangat tradisional karena rata-rata hanya menjadikannya peliharaan sambilan. 

Penyediaan pakan dan perawatan lainnya selama pertumbuhan kambing dilakukan dengan segala keterbatasan yang ada. "Peternak hanya mendapat keringat dari menggembala hewan ternaknya karena keuntungan dari penjualan tidak besar. Keluarganya juga belum tentu bisa makan daging setahun sekali," ucap dia. (dn)
Komentar ...
News Update