BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BERITA NUSANTARA Like Like Like Like
Kamis | 06 Juli 2017 | 07:37:19 WIB

LIPUTAN KHUSUS

Mata Uang Rupiah yang Baru Ditolak Beberapa Negara dan Dipertanyakan Legalitasnya

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Mata Uang Rupiah yang Baru Ditolak Beberapa Negara dan Dipertanyakan Legalitasnya
BERITANUSANTARA.com,- Rupiah baru rupanya ditolak di beberapa negara, seperti Singapura, Hong Kong, dan Arab Saudi. Hal ini membuat masyarakat mempertanyakan legalitasnya.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara memberikan klarifikasi , bahwa memang menjadi hak setiap negara untuk menerima atau menolak mata uang negara lain.

Setiap negara, kata dia, memiliki otoritas sendiri untuk menentukan menerima atau tidak mata uang dari negara lain sebagai alat pembayaran. NKRI, kata dia juga berhak menentukan untuk menerima atau menolak mata uang negara lain selain rupiah. "Kecuali monetary union seperti di wilayah Euro," kata dia menambahkan.

Namun. dia mengatakan, uang rupiah adalah alat pembayaran sah di Indonesia, dan telah tertera dalam hukum. “Sehingga pembayaran transaksi dengan rupiah di wilayah NKRI tidak boleh ditolak kecuali telah diperjanjikan lain,” kata Tirta, Selasa (4/7) sore.

Menurut Republika  seorang netizen bernama Dee Abdurrahman mengaku mengalami penolakan saat ingin menukarkan uang rupiah baru ke mata uang dolar AS. Melalui akun Facebooknya, dia mengungkapkan keluhannya tentang legalitas uang rupiah baru di luar negeri.

"Uang baru hanya berlaku di Indonesia saja. Saya kemarin di Hong Kong dan Singapura tidak bisa ditukar," kata Dee.

Kejadian yang sama juga dialami netizen lainnya Yanto. Dia mengatakan, istrinya kesulitan menukarkan uang rupiah ke riyal saat melakukan ibadah haji beberapa waktu lalu. “Mereka nggak mau nerima uang rupiah baru, maunya uang rupiah lama,” kata Yanto.

Jelas, ini masalah. Kalau rupiah lama diterima, mengapa yang baru ini tidak? (dn)
Komentar ...
News Update