BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Selasa | 10 Oktober 2017 | 19:55:28 WIB

NASIONAL

Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umroh Apresiasi Kegiatan Islamic Tourism Expo 2017

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umroh Apresiasi Kegiatan Islamic Tourism Expo 2017
BERITANUSANTARA.com,- Jakarta, Selasa (10/10/17) Bertempat di The Kasablanka Hall, Jakarta Selatan, Hajj People bekerjasama dengan BNI Syariah menggelar Islamic Tourism Expo 2017 yang akan berlangsung pada 10-12 Oktober 2017 dan diikuti lebih dari 100 kepesertaan dari biro perjalanan wisata penyelenggara haji dan umroh, Maskapai Penerbangan, Hotel, Catering Hingga Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umroh dan Asosiasi Perjalanan Wisata baik domestik maupun internasional.

Ditemui dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Asphurindo Syam Resfiadi menyampaikan,"Kami sangat mengapresiasi kegiatan pameran ini, jadi merupakan kelanjutan yang tidak putus untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, jangan salah pilih pada travel-travel yang memang resmi baik, dan bagus dalam pelayanan jamaahnya,"ungkapnya.

Seperti yang diungkapkan Rina Lilianova selaku Deputy Director Hajj People selaku pihak penyelenggara, bahwa event ini menargetkan sebanyak 20 ribu pengunjung, lebih jauh Syam menanggapi, "Alhamdulilah jika sesuai, dan kami anggota Asphurindo siap mengakomodir para pengunjung yang ingin melakukan atau berencana perjalanan umroh," tambah Syam.

Diakui Syam, memang antusias masyarakat untuk ibadah umrah ini sedikit menurun akibat kasus yang ramai diberitakan, namun pihaknya tetap berupaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, salah satunya dengan mengikuti kegiatan pameran ini. Selain itu juga, Asphurindo juga akan terus aktif mengikuti kegiatan serupa salah satunya Pekan Raya Sulawesai Selatan (Makasar) pada 18-22 Oktober mendatang. Dan ada 10 anggota Asphurindo yang turut menyemarakan event tersebut.

Disinggung mengenai travel haji yang masih belum memiliki izin, Syam yang juga CEO dari Patuna Travel ini menyampaikan, "Memang peraturan Kementerian belum keluar, tapi InshaAllah dalam waktu dekat peraturan dari Kemenag bahwa setiap travel yang sudah mendapatkan ijin darinya (Menag) harus menaung didalam asosiasi,"tutup Syam.


News Update