BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Selasa | 15 Agustus 2017 | 01:51:58 WIB

EKONOMI

Menkominfo Bersama 4 kementrian Lain Optimis Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Ultra Mikro

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Menkominfo Bersama 4 kementrian Lain Optimis Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Ultra Mikro
BERITANUSANTARA.com,- BeritaNusantara | Jakarta, Selasa (15/8/17) Pemerintah melalui 5 Kementrian yang antara lain Kementrian Keuangan, Kementrian Telekomunikasi dan Informatika, Kementrian Koperasi dan UKM, Kementrian Kelautan dan Perikanan, serta kementrian Sosial sepakat mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku usaha ultra makro lewat program pembiayaan ultra mikro yang baru saja diresmikan pada Senin, 14 Agustus 2017 kemarin di Desa Pasir Angin, Mega Mendung, Bogor.

Pembiayaan kredit ultra mikro ini merupakan dana bergulir sebesar 1,5 trilyun bagi para pelaku ultra mikro lewat program pembiayaan ultra mikro non perbankan dengan suku bunga rendah yakni 2 hingga 4% dengan nilai pinjaman maksimal 10 juta rupiah.

Melalui video conference pada saat peresmian program pembiayaan ultra mikro kemarin, Menteri Telekomunikasi dan Informatika, Rudiantara menyampaikan “kami Kemkominfo beserta stakeholder siap mendukung program pembiayaan ultra mikro untuk peningkatan dan pemerataan ekonomi dan kami sangat optimis pemerintah mampu meningkatkan indeks inklusi keuangan hingga 75% di tahun 2019. Hal tersebut dilihat dari pencapaian infrastruktur telekomunikasi sudah lebih dari 75 persen “

Optimisme pihak Menkominfo bukanlah tanpa sebab, mengingat sebelumnya sudah memiliki program Universal Service Obligation yang merupakan pelayanan kebijakan umum. Hal tersebut juga membuktikan bahwa para pelaku usaha tidak terlepas dari pemanfaatan teknologi.

Rudiantara dalam sambutannya juga menambahkan bahwa pihaknya bersama para stakeholder akan terus menyediakan infrastruktur komunikasi serta ekosistem yang menjangkau wilayah 3T atau terpencil, tertinggal dan terluar. Di tahun 2030 mendatang, consumer banking besar bukan lagi bank-bank yang ada di Indonesia melainkan perusahaan jasa teknologi luar.
Melalui sinergi 5 kementrian tersebut, para pelaku usaha ultra mikro penerima kredit diharapkan mampu secara optimal mengelolah dengan sebaik-baiknya dan bertumbuh menjadi usaha yang lebih besar lainnya yang mandiri.
News Update