BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Rabu | 07 Juni 2017 | 13:10:48 WIB

HUKUM

4 Asosiasi Haji dan Umrah Kembali Dilaporkan ke Bareskrim

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
4 Asosiasi Haji dan Umrah Kembali Dilaporkan ke Bareskrim
BERITANUSANTARA.com,- BeritaNusantara | Jakarta, Rabu 7/6/2017, 2 organiasi yakni FKKBK (Forum Komunikasi Keluarga Besar Kejaksaan) bersama Ikatan Alumni Taplai LEMHANAS mendatangi Bareskrim Polri pada Selasa 6/6/2017 kemarin guna melaporkan adanya pungutan liar yang diduga dilakukan oleh 4 Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah.

Bayu Saputra, selaku kuasa hukum dari Ikatan Alumni Taplai LEMHANAS menyampaikan, “jadi hari ini kami kembali mendatangai Bareskrim untuk melanjutkan proses pelaporan sebelumnya, karena kasus ini skala besar, jadi kami diarahkan untuk menemui Subdit 3. Semua dokumen-dokumen yang menjadi bukti permulaan yang cukup dan dokumen lainnya sudah kami serahkan ke pihak Kasubdit 3 Pidana Umum Bareskrim Polri, ujar Bayu.

Terkait pungutan liar sebesar 15$ / visa, kami menduga keempat pihak asosiasi penyelenggara haji dan unmrah ini telah bertindak di luar dari Pasal 18 PMA 18/2015. Ini sama saja dengan calo dan berdampak pada pungutan liar. “Apa yang dilakukan mereka itu bertentangan dengan KUHP tepatnya Pasal 378 KUHP, pidana penjara paling lama 4 tahun,”

“Kami meminta Bareskrim Polri menindaklanjuti dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh empat asosiasi penyelenggara ibadah haji dan umrah. Ada dua berkas yang kita sampaikan ke Dirdipidum Bareskrim Polri,” tambah Bayu.

Asosiasi travel umrah ini tidak punya kewenangan dalam hal pengurusan visa umrah. Karena dalam peraturan Menag nomor 18 tahun 2015 tentang penyelenggaraan ibadah umroh itu yang boleh menangani urusan visa hanyalah travel atau provider yang diakreditasi oleh Kementeriaan Agama melalui Dirjen Penyelenggaraan ibadah Haji dan umroh,” tutup Bayu
News Update