BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Senin | 27 Maret 2017 | 02:56:41 WIB

LIPUTAN KHUSUS

Klarifikasi Pihak FIRST Travel Terkait Pemberitaan Penelantaran 45 Jemaah Umroh

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Klarifikasi Pihak FIRST Travel Terkait Pemberitaan Penelantaran 45 Jemaah Umroh
BERITANUSANTARA.com,- Beritanusantara - Jakarta, Senin (27/3) Terkait pemberitaan sejumlah media nasional pada 23 Maret lalu yang memberitakan penelantaran 45 jamaah umrah oleh pihak First Travel. Melalui kuasa hukum mereka, Dr. Niru Anita Sinaga SH, MH, pihak first travel menggelar jumpa pers untuk menglarifikasi pemberitaan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Niru menyampaikan, “Pertama, berita tentang penelantaran jamaah tersebut adalah tidak benar, yang benar adalah jamaah diundur keberangkatannya disebabkan oleh visa yang masih dalam proses,” kata Dr Niru Anita dalam jumpa pers di Kantor First Travel, Jakarta Selatan, Sabtu malam (25/3)

“Selama menunggu keberangkatan, para jamaah tersebut tidak ada satu pun yang merasa tidak dilayani melainkan mereka sangat mengapresiasi atas bentuk pelayanan yang diberikan pihak manajemen First Travel,” ujar Niru yang dalam jumpa pers tersebut didampingi empat orang pengacara, yakni Saminoto SH, MH, Pontas Silalahi, SE, SH, Deski SH, dan Tahjul Fikar Mulia SH.

Tentang penundaan keberangkatan itu, menurut Niru, sebelumnya sudah diinformasikan kepada koordinator jamaah First Travel untuk disampaikan kepada masing-masing jamaah. Namun, karena satu hal dan lainnya, informasi tersebut tidak sampai ke jamaah.

Pihak First Travel juga mengimbau dalam rangka menjunjung tinggi nilai dan etika jurnalistik, kepada semua pihak yang mendapatkan berita tentang kinerja First Travel dari pihak lain kiranya melakukan klarifikasi terlebih dahulu kepada pihak manajemen First Travel tentang kebenaran berita tersebut. Ini agar tidak menjadi berita yang menyesatkan.

“Terkait oknum yang memberikan informasi dan menyuruh para jamaah untuk berangkat ke Jakarta, yang mengakibatkan kerugian bagi First Travel akan segera kami tindaklanjuti sesuai dengan peraturan perudnang-undangan yang berlaku,” tutup Niru
News Update