BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Jumat | 13 April 2018 | 15:15:09 WIB

LIPUTAN KHUSUS

Warga Utan Kayu Selatan Sambut Antusias Penyuluhan Narkoba dan Hukum

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Warga Utan Kayu Selatan Sambut Antusias Penyuluhan Narkoba dan Hukum
BERITANUSANTARA.com,- Kejaksaan Tinggi Jakarta Timur bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat mengadakan sosialisasi hukum dan bahaya narkoba kepada masyarakat di Kelurahan Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, pada Kamis (12/4/2018).

Kegiatan yang mengambil tema "Kita Wujudkan Masyarakat Kelurahan Utan Kayu Selatan Sehat, Sejahtera dan Bebas Narkoba" itu memaparkan dua materi, yakni edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Dijelaskan kepada masyarakat mengenai jenis-jenis narkoba yang sering disalahgunakan beredar di masyarakat.
Berdasar data yang dirilis Badan Narkotika Nasional (BNN), sepanjang tahun 2017 BNN telah mengungkap 46.537 kasus narkoba di seluruh wilayah Indonesia. Angka tersebut menjadi indikator bahwa penyalahgunaan narkoba di Indonesia sangat memprihatinkan.

Indah Aditogarisman, Wakil Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, mengatakan Kelurahan Utan Kayu Selatan dipilih untuk dilakukan sosialisasi karena banyaknya terjadi penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut.

"Ternyata di wilayah Kelurahan Utan Kayu Selatan ini, anak-anak muda banyak yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Disitulah kami terpanggil untuk melakukan penyuluhan narkoba ini," kata Indah kepada wartawan usai pelaksaan sosialisasi.

Amiek Mulandari, SH., MH, Asisten Bidang Pembinaan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, penting bagi masyarakat mengetahui bahaya narkoba dan juga wawasan tentang hukum.

"Ini merupakan program kerja bidang sosial budaya. Kita memberikan edukasi ke semua lapisan masyarakat tentang bahaya narkoba. Kenali hukum, jauhi dari hukuman, jadi kita berusaha untuk merangkul semua lapisan," ujarnya.

Amiek menambahkan, antusiasme dari warga sangat besar, dan hal tersebut juga menjadi wawasan baru untuk seluruh masyarakat dari mulai anak-anak hingga orang dewasa, termasuk ibu rumah tangga.

Masyarakat juga ikut berkomentar atas kegiatan penyuluhan hukum itu, Hartono (55) mengatakan, dirinya menjadi mendapat wawasan baru dan juga jadi mengenali jenis-jenis narkoba hingga efek samping dan risiko hukumnya.

"Iya jadi banyak tahu mas, kebetulan saya punya anak yang masih SMP dan SD, nah saya jadi bisa waspada dan bisa kasih tahu ke anak-anak gimana bahayanya dan juga hukuman kalau main narkoba," katanya saat diwawancara.
News Update