BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Kamis | 07 Desember 2017 | 12:05:35 WIB

Sport & Life Style

10 Hari Lagi, Warga RT 8 Kampung Satu Ikut Ramaikan Jalan Santai & Zumba Newstara

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
10 Hari Lagi, Warga RT 8 Kampung Satu Ikut Ramaikan Jalan Santai & Zumba Newstara
BERITANUSANTARA.com,-

Newstara.com TARAKAN - Jalan santai dan zumba sehat bersama Puteri Newstara 2017, akan digelar pada hari Minggu pagi, 17 Desember 2017 di Grand Tarakan Mall (GTM) Jalan Gajah Mada Simpang Tiga Kota Tarakan. Alhasil, tinggal 10 hari lagi pagelaran tersebut yang diramaikan oleh hiburan Finalis asal Kaltara Liga Dangdut Indosiar, MC Berjaya, Puteri Newstara 2017, instruktur Zumba Adel dan Erna Senam serta di iringi oleh El Baladi.






Sejumlah warga di RT 08 Kampung Satu Tarakan, seperti Wirawati Juliansyah bersama keluarganya sudah mulai membeli kupon jalan santai seharga Rp 10 ribu perlembarnya yang di sediakan oleh Bunda Rahma Supardi. Alhasil, acara yang digagas oleh Newstara.com ini akan memperebutkan 2 unit sepeda motor, Sepeda gunung, doorprize menarik lainnya seperti kipas angin, kompor gas, tabung gas, kulkas, tv, mesin cuci, hingga menginap di hotel Paradise Tarakan.






"Saya tadi tanya, kenapa ibu mau beli kupon katanya mereka ikut meramaikan acara Ultah Newstara, yang bersamaan dengan HUT Kota Tarakan, tahun ini cukup semarak karena ada acara Jalan Santai dan Zumba jadi siangnya mereka langsung ke pantai Amal Lama," tutur Bunda Rahma Supardi kepada Newstara.com






Bunda Rahma mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk ikut meramaikan acara Jalan Santai dan Zumba Newstara sambil olahraga dan jika beruntung dapat membawa hadiah-hadiah doorprize.






"Ayo kita ramaikan acaranya, apalagi nanti setiap organisasi atau perkumpulan boleh menggunakan baju kaosnya masing-masing, sehingga tampak keren terlihat di jalanan, setelah itu baru kita selfie nanti, pasti seru itu," tutur Bunda Rahma sambil memegang kupon untuk diberikan ke warga.






Reporter: Adity L

Baca Juga
Koneksi gagal