BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Minggu | 03 Desember 2017 | 13:58:22 WIB

Tarakan

Astagfirullah, Banjir dan Kuburan Longsor Hingga Jenazah Keluar di Tarakan

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Astagfirullah, Banjir dan Kuburan Longsor Hingga Jenazah Keluar di Tarakan
BERITANUSANTARA.com,-

Newstara.com TARAKAN - Hujan lebat yang mengguyur kota Tarakan sejak semalam, membuat sejumlah daerah di beberapa kelurahan terendam banjir, seperti yang terjadi di Jalan Markoni, Jalan Mulawarman, Jalan Pelajar (Karang Balik) hingga paling parah terjadi di Kelurahan Sebengkok yang merupakan masuk dalam program penanganan banjir. Hingga hari Minggu pagi, (03/12/2017) sekitar pukul 10.00 pagi baru terlihat banjir mulai surut. Namun, di sejumlah ruas jalan protokol masing meninggalkan sampah-sampah dan timbunan pasir yang berserakan.






"Banjir dimana-mana mas, saya nggak tahu apakan program dan proyek penanganan banjir berhasil atau tidak, yang jelas justru di Sebengkok ini banjir paling parah," tutur Warga Sebengkok Alimuddin kepada Newstara.com






Setelah beberapa menit banjir mulai surut di sejumlah jalan-jalan protokol, informasi terbaru diterima bahwa telah terjadi longsor di Kelurahan Karang Anyar hingga mengenai beberapa rumah. Dan paling parah telah terjadi longsor di Kelurahan Sebengkok atau Pekuburan Muslim Massal di Gang 45 Sebengkok Tarakan, bahkan ada jenazah yang menyembul keluar terkena longsor.






"Ini kejadian cukup langka, bahkan bisa dikatakan orang yang sudah meninggal tidak aman untuk istirahat dan harus kena longsor juga, saya mohon pemerintah untuk segera memperbaiki fasilitas umum ini, agar tidak terjadi insiden longsor dan kuburan jadi rusak semua," tutur Budi warga Sebengkok Tarakan.






Alhasil, memang terlihat kondisi pekuburan Sebengkok tersebut memang cukup memprihatinkan dan setidaknya terlihat puluhan nisan-nisan sudah bergesar dari tempatnya semula dan turun mengikuti tanah yang longsor. Bahkan, satu jenazah terlihat diatas tanah yang masih terbungkus kain putih. Atas kondisi tersebut, terlihat sejumlah Tim SAR dan warga yang ikut beramai-ramai membantu dan membawa cangkul untuk memperbaiki nisan-nisan yang sudah bergeser beberapa meter dari tempatnya.


 


"Kalau jenasah lama pasti sudah rusak, ini keliatannya masih baru," tutur warga lainnya yang ikut menyaksikan kejadian tersebut. 






Reporter: Andika

Baca Juga
Koneksi gagal