BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Minggu | 16 Juli 2017 | 14:13:51 WIB

Kaltara

Ada Koreografi Umar Bin Khatab di Pembukaan STQ 2017

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Ada Koreografi Umar Bin Khatab di Pembukaan STQ 2017
BERITANUSANTARA.com,-

Newstara.com TARAKAN - Koreografi cerita Khalifah Umar Bin Khatab yang diperankan sekitar 150 orang siswa dan siswi yang berasal dari SMA Negeri 1 Tanjung Selor, SMK Negeri 1 Tanjung Selor, SMK Negeri 2 Tanjung Selor dan MAN Tanjung Selor, serta melibatkan anak-anak dari Sanggar Tari Stara Bulungan dan Sanggar Budaya Tudung Raka akhirnya berhasil menyita perhatian peserta STQ ke-24 tahun 2017 pada saat pembukaan pada Sabtu malam, (15/07/2017) di halaman Masjid Baitul Izzah Islamic Center Jalan Sei Sesayap Kampung Empat Kota Tarakan.






Para penari yang sudah mempersiapkan pementasan tersebut sekitar sebulan yang lalu, terlihat cukup apik membawakan tari-tarian yang dikolaborasikan dengan cerita kolosal sejarah Islam. Dengan durasi sekitar 1 jam itu, penari menampilkan 4 unta buatan, dan sesekali terlihat adanya formasi tarian dalam sebuah barisan.






Pementasan tarian kolosal itu di awali pada masa sebelum Umar Bin Khatab memeluk agama Islam, yang berniat untuk membunuh Rasulullah Muhammad SAW. Dan akhirnya, para tetua suku-suku kaum Qurais pun rapat untuk membunuh Nabi Muhammad. Satu-persatu para pemuka suku tidak berani membunuh Rasulullah, dan dengan gagah berani sang Umar Bin Khatab yang mengajukan diri untuk membunuh Nabi Muhammad.






Namun, beberapa saat Umar Bin Khatab mendapat hidayah pada saat melihat adik kesayangannya sedang membaca wahyu-wahyu Allah yang diturunkan kepada Rasulullah SAW. Umar begitu tersentuh, saat dirinya membaca salah satu wahyu Allah SWT tersebut dan alhasil, Umar Bin Khatab masuk Islam setelah mengucapkan saksi bahwa Allah SWT adalah satu-satunya tuhan dan Muhammad adalah utusan Allah SWT.






Cerita pun berlanjut, saat jaman Khalifah Umar Bin Khatab yakni terlihat para penari memerankan drama seorang ibu yang memasak batu disebuah panci, sementara sang anak menangis. Lalu, muncul salah satu pemeran yang menanyakan kegiatannya namun dijawab sang ibu yang diperankan siswi SMA Tanjung Selor itu yakni sedang memasak air dan memasukan batu-batu kerikil yang diambilnya di jalanan.






"Saya adalah seorang janda miskin yang memiliki seorang anak, karena kelaparan maka kami berpuasa sehari penuh dengan harapan pada saat berbuka nanti akan mendapat rejeki dari Allah SWT," tuturnya.






Sang janda miskin itu menyalahkan Khalifah Umar Bin Khatab karena rakyat yang dipimpinnya masih terdapat seseorang yang kesulitan untuk makan, namun setelah mendengar perihal tersebut dari bahahannya, Umar Bin Khatab memikul makanan satu karung menuju rumah sang janda tersebut. Alhasil, sang ibu sangat berterima kasih dan memaafkan kesalahan Umar Bin Khatab serta mendoakan balasan setimpal atas kebaikan tersebut.






Beberapa saat kemudian, dan hampir mendekati akhir dari pagelaran tari kolosal tersebut. Ratusan penari-penari itu membentuk berbagai formasi, sambil mengibarkan bendera logo dari seluruh perwakilan Provinsi di Indonesia.






Sementara, Menteri Agama Lukman Hakim Saipuddin sangat terkesima dengan pementasan tari-tarian dan dipadukan dengan cerita sejarah penyebaran Islam tersebut. Bahkan, pembukaan STQ ke-24 tahun 2017 itu dianggap telah berhasil.






"Dan saya pikir pembukaan tadi cukup baik dan cukup meriah perpaduan antara seni yang di jaga dan juga seni yang mengandung makna seperti kisah Umar Bin Khatab, apalagi diperagkan sama adik-adik kita yakni siswa-siswi SMA, dimana dapat menumbuh kembangkan nilai-nilai budaya yang baik untuk kita semua," tuturnya Lukman Hakim Saipuddin.






Reporter: Yoko Handani

Baca Juga
Koneksi gagal