BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BERITA NUSANTARA Like Like Like Like
Selasa | 20 Juni 2017 | 00:59:02 WIB

FOKUS PERISTIWA

Kapan KPK Bongkar Kasus Mega Korupsi Ahok? Padahal Bukunya Sudah Dibahas di MPR/DPR

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Kapan KPK Bongkar Kasus Mega Korupsi Ahok? Padahal Bukunya Sudah Dibahas di MPR/DPR
BERITANUSANTARA.com,- Hingga saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga mengungkap kasus-kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Bahkan, lembaga anti rasuah itu dinilai sengaja mempetieskan kasus yang diduga melibatkan Ahok, seperti kasus pembelian RS Sumber Waras, korupsi reklamasi, dan Rusun Cengkareng Barat.

Tak heran banyak kalangan mendesak KPK menuntaskan kasus-kasus tersebut. Giliran ratusan massa yang tergabung dalam Relawan Jakarta Anti Korupsi mendesak KPK untuk serius dalam menangani kasus tersebut. Jika tidak, tak tanggung-tanggung segera dibubarkan apabila tidak serius menangani  kasus dugaan korupsi yang melibatkan Ahok.

"KPK telah menjadi alat politik kekuasaan, hal ini terbukti dengan berbagai kasus korupsi yang diduga melibatkan ahok, seperti RS Sumber Waras yang merugikan negara Rp 191 milyar, kasus korupsi reklamasi, serta Rusun cengkareng barat," kata Koordinator aksi Ridwan Umar digedung KPK di kawasan Kuningan, Jaksel, Senin (19/6/2017).

Ridwan mengemukakan,  massa mendatangi KPK agar kasus-kasus korupsi yang diduga melibatkan Ahok, segera di usut tuntas. Ahok harus jadi tersangka. "Jika tidak KPK harus dibubarkan," ujar Ridwan disambut yel-yel bubarkan KPK dari 250 massa yang hadir.

Ridwan juga mengritik kinerja lembaga anti rasuah ini yang mati suri lantaran tidak mampu menyelesaikan kasus korupsi ahok yang sudah di laporkan ke KPK. "Kenapa KPK mati suri, karena mereka sudah di intevensi kekuasaan," tegas Ridwan.

Dalam aksi Relawan Jakarta Anti Korupsi, massa juga menyerahkan seekor ayam sebagai simbol kekecewaan atas kinerja KPK.

"Kami sangat kecewa atas kinerja KPK, karena itu, kami serahkan se ekor ayam sebagai simbol agar KPK segera menuntaskan kasus kasus yang melibatkan Ahok, jika tidak mampu bubarkan saja KPK atau membubarkan diri," ucap ridwan saat menyerahkan ayam ke staf humas KPK.

Pihak KPK dan POLRI Harus Bongkar Kasus Korupsi Ahok

Sebelumnya, anggota Majelis Kehormatan Kode Etik Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Eddy Mulyadi Soepardi menyebut, ada penyimpangan dalam pembelian sebagian lahan milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

Eddy mengatakan, salah satu yang menyebabkan jelasnya penyimpangan itu terlihat dari status lahan yang telah dibeli oleh Pemprov DKI, tetapi saat ini masih digunakan oleh RS Sumber Waras.

"Sumber Waras sekarang siapa yang isi? Sekarang rumah sakit jalan enggak? Uang negara sudah terpakai tidak? Anda simpulkan sendiri, makanya saya bilang sempurna penyimpangannya. Enggak susah kok investigasi," kata Eddy beberapa saat lalu.

Menurut Eddy, pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK membuktikan ada kerugian negara sebesar Rp 191 miliar. "Bukan indikasi, ini sudah realize. Itu fakta. Auditor mengumpulkan fakta. BPK tidak pernah ngomong salah dan benar, tapi melihat fairness, wajar atau tidak," kata Eddy.‎

Jadi Kapan KPK Bongkar Kasus Mega Korupsi Ahok? Padahal Buku Kasus Korupsinya sudah ada dan telah Dibahas di MPR/DPR. Ayo KPK dan POLRI segera Bongkar, jangan tutupi barang busuk. (yd)
Komentar ...
News Update