BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BERITA NUSANTARA Like Like Like Like
Rabu | 03 Mei 2017 | 09:39:40 WIB

OLAH RAGA

Kejuaraan Supercross Kembali Digelar di Makassar

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Kejuaraan Supercross Kembali Digelar di Makassar
BERITANUSANTARA.com,- ReportaseIndonesia.com - Jakarta, Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan akan menggelar Kejuaraan Supercross 2017 di Sirkuit Makassar Metro, Sulawesi Selatan pada 20-21 Mei mendatang. Event baru kembali terselenggara setelah vakum 12 tahun.

Ketua Panitia sekaligus pengurus IMI Sulsel Candra S Jania mengatakan, kejuaraan ekstrim itu akan dirangkai dengan event lain, yakni Kejurda Grasstrack seri II. "Namun khusus untuk kejuaraan supercross tentunya akan lebih spesial karena ajang ini sudah tidak kita saksikan sejak 2005," kata Candra di Makassar, Senin (1/5/2017).

Untuk Kejuaraan Supercross 2017, papar Chandra, pihaknya akan mempertandingkan empat kelas. Sementara untuk ajang balap grasstrack akan memperlombakan sebanyak enam kelas.

Adapun empat kelas Supercross yang dipertandingkan yaitu  MX 2 Open (moto 1 dan moto2), MX 2 Junior (moto 1 dan moto 2), MX 2 Ex Pro (legenda moto 1 dan moto 2) serta kelas terakhir yakni MX 2 Sulawesi (moto 1 dan moto 2).

Sedangkan, untuk Kejurnas Grasstrack seri kedua 2017 mempertandingkan bebek standar 2 tak 116 cc04 tak 130cc pemula, bebek 4 tak modifikasi 110 cc junior (moto 1dan moto2), bebek 4 tak modifikasi 125 cc (moto 1 dan moto 2), bebek 4 tak modifikasi 110 cc senior (moto 1 dan moto 2), bebek 4 tak modifikasi 125 cc senior (moto 1 dan moto 2) serta kelas sport dan trail (moto 1 dan moto 2).

Candra menjelaskan, untuk ajang supercross di provinsi lain sebenarnya sudah berjalan secara rutin. Namun, di Sulsel terpaksa tertunda karena minimnya peserta atau crosser dari daerah setempat.

"Saya sengaja menggelar kejuaraan supercross karena memang untuk menumbuhkan semangat bagi para atlet di Sulsel. Untuk olahraga ekstrim, supercross memang merupakan yang paling berbahaya dan tentu membutuhkan nyali untuk bisa berpartisipasi," ujar Candra.

Dengan pelaksanaan Kejuaraan Supercross 2017, Candra berharap generasi muda daerah bisa makin bergairah  menekuni cabang olahraga ekstrim tersebut. Peminat Supercross dikatakannya belum terlalu banyak karena ajang tingkat kesulitan yang lebih tinggi dan garang. Sementara itu, Respons kelas grasstrack lebih banyak diminati karena tidak terlalu membahayakan.

"Jika sudah merajai ajang grasstrack, pebalap biasanya naik atau memiliki kelas yang lebih sulit yakni supercross. Untuk Sulsel memang masih begitu minim kalo tidak bisa dikatakan tidak memiliki pembalap supercross," tutup Candra. (yd)
Komentar ...
News Update